Babak Penentuan E-Sport Sengit, UNEJ Naik Podium Juara, Disusul Ubaya dan UC
Bapomi.unesa.ac.id.
SURABAYA—Kompetisi E-sport: Mobile Legends dalam ajang Bapomi kembali memanas
setelah jeda di babak empat besar. Empat tim terbaik, yakni Universitas Jember
(Unej), Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas Ciputra (UC) Surabaya, dan
Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), saling beradu taktik memperebutkan
posisi juara di UC pada Minggu, 1 Juni 2025.
Cabor ini diikuti 30
tim perwakilan kampus se-Jawa Timur. Pertarungan sengit tersaji di babak
semifinal. Dalam perebutan juara ketiga, UC Surabaya berhasil mengungguli UMM. Atmosfer semakin memuncak di grand final,
mempertemukan Unej dan Ubaya.
Tim Ubaya sempat
menunjukkan keunggulan di awal laga, namun Unej berhasil membalikkan keadaan
dan mengamankan kemenangan pada match pertama. Match kedua
berlangsung lebih dari 18 menit, di mana kedua tim mengerahkan performa
terbaiknya.
Momen ini krusial
bagi Unej, jika berhasil meraih poin, mereka akan langsung dinobatkan sebagai
juara pertama. Akhirnya, setelah pertarungan yang mendebarkan, Unej keluar
sebagai juara 1, sementara Ubaya tertahan di posisi runner-up.
Raditya Wandana
Yudha, pelatih tim Unej mengungkapkan bahwa persiapan intensif telah mereka
lakukan sejak dua bulan terakhir.
Pengalaman pada
Pomprov Jatim II 2023 lalu, di mana mereka terhenti di babak 16 besar setelah
dikalahkan UMM, menjadi motivasi mereka sehingga berhasil meraih juara pada
Pomprov III Jatim 2025 ini.
"Tidak mengeluarkan hero andalan sedari awal menjadi kunci strategi
untuk membawa tim ini meraih kemenangan," jelas Coach Radit.

Atlet e-sport Unej, Deo Rian Prayoga menurutkan, tantangan mereka mengatur
jam tidur karena mereka harus membagi waktu antara kuliah dan latihan yang bisa
mencapai sembilan jam sehari.
“Membangun chemistry tim melalui kepercayaan antaranggota sangat
penting. Latihan pastinya
harus matang, karena kampus lain lumayan berat mengatasinya,” ucapnya.
Indra Himawan
Susanto, Wakil Sekretaris Bapomi Jatim, menyampaikan selamat kepada semua atlet
yang terlibat. Menurutnya, antusiasme atlet kampus cabor e-sport terbilang
tinggi dan jadi pertimbangan untuk menambah kategori di Pomprov Jatim
mendatang.
"Kami akan
mengusahakan cabor e-sport juga akan masuk di Pomnas yang akan datang,"
imbuh dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa itu. Ia berharap
e-sport semakin berkembang dan menjadi cabor terfavorit. []
***
Reporter:
Ahmad Daffa Fachriansyah (Tim Humas Bapomi Jatim)
Editor:
@zam*
Foto: Tim Humas Bapomi Jatim
Share It On: