UNESA dan UPN Kuasai Cabor Panjat Tebing Pomprov III Jatim 2025
Bapomi.unesa.ac.id., SURABAYA – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur tampil dominan dalam cabang olahraga panjat tebing di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Provinsi (Pomprov) III Jatim.
Kompetisi yang digelar di Lapangan KONI Jatim, Surabaya, pada 30 - 1 Juni 2025 itu mempertandingkan kategori lead dan boulder putra-putri. Cabor ini diikuti sebanyak 35 peserta dari 52 kampus se-Jatim.
Atlet andalan Unesa, Roger Hidayatulloh, mencuri perhatian setelah berhasil merebut dua medali emas dari nomor lead dan boulder putra. Di kategori lead, Roger tampil konsisten dengan nilai kualifikasi 3,97 dan sukses menaklukkan jalur final dengan hasil TOP, mengantarnya ke peringkat pertama. Sementara di nomor boulder, dia nyaris menyapu bersih seluruh jalur dan kembali menyumbangkan emas untuk kampusnya.
Roger yang merupakan mahasiswa angkatan 2024 ini mengaku telah menekuni panjat tebing selama enam tahun. Meski Pomprov bukan target utamanya, dia menjadikan ajang ini sebagai tolok ukur sebelum tampil di kejuaraan lain seperti Porprov dan PON.
“Ini sebagai pemanasan dan pengingat atmosfer lomba. Saya excited karena lawan juga teman seperjuangan dari Surabaya,” ungkapnya.
Roger juga tergabung dalam Federasi Panjat Tebing Surabaya dan berharap bisa menembus PON 2028 dengan raihan medali emas. Tak hanya itu, Roger memasang target bisa tampil di kejuaraan tingkat ASEAN hingga dunia.

Sedangkan pada kategori putri, Rosanna Ariella Mamarimbing dari UPN Veteran Jawa Timur juga tampil gemilang. Dia menyumbangkan dua medali emas untuk kampusnya dari nomor lead dan boulder putri. Di kategori lead, dia mencatatkan skor kualifikasi 1,22 dan berhasil menyentuh puncak lintasan final.
Namun, Rosanna mengaku belum puas dengan penampilannya di nomor boulder. Dari empat jalur, dia hanya berhasil menaklukkan dua. Dia merasa sempat keliru dalam membaca jalur pertama, padahal merasa mampu menaklukkannya.
“Kalau lead saya cukup puas karena bisa nge-top. Tapi boulder masih kurang maksimal,” ujar mahasiswa yang juga tergabung dalam tim Pemusatan Latihan Cabang Surabaya (Puslatcab) Surabaya itu.
Persiapan intensif dia jalani selama sebulan penuh, dengan jadwal latihan hampir setiap hari dari Senin hingga Sabtu. Tak hanya untuk POMPROV, Atlet yang akrab disapa Rosa juga tengah bersiap menuju Porprov dan PON. Dia berharap UPN bisa lebih mendukung dengan menyediakan fasilitas wall panjat di kampus.
“Kalau ada wall di UPN, pasti bisa bantu atlet untuk berkembang lebih optimal,” katanya.
Pelatih Tim UPN, M. Ryan Alfiandi, menyebut capaian atletnya sudah sesuai target. Dari empat atlet yang diturunkan, dua putra dan dua putri, semuanya tampil di nomor lead, boulder, dan satu nomor speed.
“POMPROV ini juga bagian dari pemanasan untuk Porprov. Saya tambah intens latihannya sejak tiga minggu sebelum lomba,” ujar Ryan.
Dia menambahkan, salah satu manfaat besar dari keikutsertaan di ajang ini adalah untuk mendorong percepatan pembangunan fasilitas panjat tebing di UPN. Meskipun belum memiliki sarana lengkap, para atlet mampu menunjukkan prestasi membanggakan.
“Harapannya ke depan bisa lanjut ke POMNAS hingga AUG. Kami optimistis, apalagi kalau didukung sarana yang memadai,” tutupnya. []
***
Reporter:
Sindy Riska Fadillah (Tim Reporter Bapomi Jatim)
Editor:
@zam*
Foto:
Tim Humas Bapomi Jatim
Share It On: